Meja besi tempa
Keunggulan Meja Besi Tempa Awet Tahan Lama
Meja besi tempa bisa digunakan sebagai furnitur untuk mempercantik interior rumah. Ketahui keunggulan meja yang terbuat dari besi tempa.
Besi tempa merupakan salah satu jenis besi yang sangat kuat untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan mebel seperti meja kerja dan meja makan. Besi tempa memiliki karakteristik yang kuat dan tahan terhadap karat. Pemilihan meja besi tempa dalam ruangan bisa mempercantik interior rumah.
Tidak semua jenis besi bisa dipakai sebagai bahan dasar pembuatan furniture, terutama meja. Saat ini meja yang terbuat dari besi sudah banyak dijumpai. Selain digunakan di rumah, berbagai meja yang terbuat dari besi juga bisa dijumpai di kafe serta rumah makan.
Bagi pecinta desain bergaya industrial, jenis meja dari material besi cocok menjadi pilihan. Selain memiliki kesan industrial, material dari besi ini memiliki berbagai keunggulan, yaitu memiliki kekuatan lebih tinggi dibanding material lainnya, awet, mudah dirawat, serta tidak lembab.
Jenis Besi untuk Membuat Meja
Ada beberapa jenis besi yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan meja, diantaranya yaitu stainless steel, aluminium, besi tempa, serta hollow. Untuk mengetahuinya, simak pembahasan berikut.
1. Stainless Steel
Jenis besi yang paling banyak dijumpai serta kerap kali dipakai dalam membuat furniture salah satunya yaitu stainless steel. Jenis besi satu ini menjadi pilihan karena berbagai kelebihan yang dimilikinya dibanding dengan besi lain.
Adapun salah satu kelebihan jenis besi ini yaitu mempunyai daya tahan terhadap panas yang tinggi (heat resistance). Selain itu, sifatnya juga mudah dibersihkan sehingga cocok dipakai untuk pembuatan beberapa produk furniture.
Furniture yang dibuat dari besi stainless steel mempunyai sifat yang kokoh. Inilah yang membuatnya mampu bertahan hingga bertahun-tahun. Selain itu, furniture yang terbuat dari stainless steel juga tahan terhadap semua cuaca.
Untuk itu, material satu ini sering kali dipakai sebagai bahan dasar pembuatan furniture outdoor. Adapun contohnya seperti meja dan kursi santai. Meskipun berbagai kelebihan yang dimiliki, material ini juga mempunyai kekurangan, seperti kurang fleksibel, berat, serta harganya mahal.
2. Besi Aluminium
Material besi yang kerap digunakan sebagai furniture, terutama meja yaitu aluminium. Saat ini sudah banyak dijumpai beragam produk furniture yang terbuat dari aluminium, mulai dari meja, rak, kabinet, dan lemari.
Jika tidak menyukai material berat seperti stainless steel, maka material dari aluminium dapat menjadi pilihan. Kelebihan material ini salah satunya yaitu bebannya yang cukup ringan jika dibanding material besi lainnya. Selain itu, harganya juga cukup murah.
Material aluminium juga cukup murah, perawatannya mudah, serta tahan terhadap karat. Namun, ada beberapa kekurangan dari material satu ini, yaitu mudah tertiup angin karena pada bagian tengah rangkanya kosong.
Selain itu juga dikarenakan bobotnya yang sangat ringan, tidak sekuat material stainless steel. Material aluminium juga tidak tahan terhadap segala jenis cuaca, sehingga menyebabkan warna cat lebih cepat pudar.
Solusinya yaitu menggunakan bubuk polyester dalam proses finishing untuk bisa menghindari resiko tersebut.
3. Besi Tempa
Besi tempa menjadi material besi yang paling kuat sebagai bahan dasar pembuatan berbagai furniture. Besi tempa terbukti sangat kuat, tahan lama, serta bebas korosi. Karena sifatnya yang kuat, maka sangat cocok digunakan dalam pembuatan furniture outdoor.
Besi tempa adalah besi dengan campuran karbon berkadar sangat rendah yang menjadikannya memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibanding material besi lainnya. Paling umum, penggunaan besi tempa untuk prmbuatan pagar, meja, serta kursi.
Kekurangan dari material ini yaitu perlunya perawatan segala furniture dari besi tempa yang wajib dilakukan finishing ulang secara rutin. Selain itu, bebannya juga sangat berat. Untuk kursi yang terbuat dari besi tempa, maka akan terasa tidak nyaman diduduki tanpa adanya bantal duduk.
4. Besi Hollow
Besi hollow merupakan jenis besi yang bentuknya mirip pipa panjang dan memiliki rongga berbentuk segiempat pada bagian tengah rangka. Banyak yang memilih jenis besi ini karena perawatannya yang mudah serta tahan terhadap korosi.
Selain itu, besi hollow cukup mudah dibentuk dibanding stainless steel. Umumnya, besi hollow yang sering dipakai dalam pembuatan furniture yaitu yang berukuran 36 x 36 mm.
Untuk menambah kesan cantik, bisa dikombinasikan dengan material lain seperti kayu. Sebagai contoh, apabila membuat meja, maka kaki meja bisa dibuat dari besi hollow, sedangkan permukaan meja bisa dibuat dari kayu.
Namun, yang harus diketahui yaitu jenis material satu ini tidak dapat menahan beban yang cukup berat. Oleh karena itu, apabila menggunakan material ini untuk pembuatan meja atau furniture lainnya, maka pastikan terlebih dahulu rangga yang dibuat sudah sangat kuat.
Cara Perawatan Meja Besi Tempa
Besi memiliki sifat yang keras dari kayu, sehingga apabila diletakkan di lantai dapat menimbulkan goresan. Contohnya seperti lantai kayu yang cukup rentan diberikan furniture bermaterial besi. Untuk itu, bagian bawah furniture besi wajib diberi lapisan karet atau plastik.
Untuk perawatan furniture dari besi, misalnya meja besi tempa, maka bagian yang paling penting mendapat perhatian yaitu bagian bawah atau kakinya. Bagian ini sering kali terkena kotoran ataupun cipratan air, sehingga timbulnya karat akan lebih besar.
Jika terdapat karat, maka cara membersihkannya yaitu diamplas, kemudian dicat ulang. Apabila memakai cat yang mengkilap, maka untuk menjaga catnya agar tahan lama yaitu rajin digosok menggunakan wax, sejenis krim yang kerap digunakan untuk mengkilapkan mobil.
Untuk lebih detailnya, berikut cara perawatan meja dari besi tempa:
1. Ketahui Seberapa Sering Harus Dibersihkan
Untuk mengetahui seberapa sering harus membersihkan segala furniture dari besi tempa, maka tergantung pada intensitas kegunaan serta kemungkinan terjadinya penumpukan kotoran.
Contohnya untuk meja makan besi tempa, maka pembersihannya bisa dilakukan secara rutin setiap hari karena rentan kotor. Untuk meja teras bisa dibersihkan jika sadar sudah mulai kotor, karena rentan terhadap debu di luar ruangan.
2. Cuci Bersih Menggunakan Air
Untuk menghilangkan kotoran yang menempel, maka perlu dibilas menggunakan kain yang telah dicelup ke dalam larutan sabun cair.
Jika ingin membersihkan furniture besi tempa di dalam ruangan, maka bisa memakai larutan cuka dengan air, kemudian mencelupkan spons dalam larutan tersebut untuk membersihkan area permukaan.
3. Menggosok Karat
Ini dilakukan ketika meja atau furniture sudah bersih dari kotoran. Maka bisa membersihkan bagian yang berkarat menggunakan amplas. Namun, jika noda karat cukup banyak, maka bisa memakan asam fosfat yang bisa menghilangkan kerak hitam.
4. Melakukan Cat Ulang
Sebelum melakukan cat ulang, harus benar-benar dipastikan bahwa sisa cat sebelumnya telah terkelupas semua. Perhatikan permukaan yang akan dicat agar dalam kondisi benar-benar kering. Lalu bisa mengaplikasikan cat ke seluruh permukaan yang diinginkan dan tunggu hingga kering.
Meja besi tempa memiliki keunggulan jika dibanding dengan meja yang terbuat dari material besi lain. Awet, mudah dirawat, serta kuat menjadi kelebihan material besi ini. Jika Anda mencari jasa pembuatan aneka perabot dari besi tempa, maka bisa mengunjungi lamhar.













Posting Komentar untuk " Meja besi tempa"
Posting Komentar